KBA13 Academy · Research Center
Kajian / Studies
Kajian strategis dwibahasa (Indonesia · English) tentang demokrasi, generasi, kecerdasan buatan, geopolitik, dan peradaban — ditulis dengan kedalaman akademik dan dapat dibaca dalam dua bahasa.
-

Singapura di Indonesia: Arsitektur Kepentingan, Celah Hukum, dan Tekanan terhadap Kedaulatan Ekonomi
Singapura bertahun-tahun tercatat sebagai sumber investasi asing terbesar Indonesia, padahal sebagian besar modal itu adalah uang Indonesia sendiri yang pulang dengan menyamar. Laporan ini menilai setiap instrumen pengaruh Singapura menurut kekuatan buktinya dan berargumen bahwa tuas penentu kedaulatan ekonomi Indonesia berada di Jakarta.
◆ ID · EN
-

Syariat di Bawah Lumpur: Otoritas Teungku, Dayah, dan Dua Wajah Syariat di Aceh Pascabanjir
Ketika banjir bandang akhir November 2025 menimbun dayah dan meunasah di Aceh, kehidupan sehari-hari lebih banyak ditata oleh syariat yang hidup daripada oleh syariat qanun. Kajian ini menawarkan konsep otoritas naungan, membandingkan Aceh dengan Pakistan, Haiti, Jepang, Kelantan, Nigeria Utara, dan Brunei, serta merumuskan skenario dan rekomendasi.
◆ ID · EN
-

Gesekan yang Menyalakan Peradaban: Dari Islamisasi Ilmu ke Frikatifisasi dalam Sejarah Intelektual Islam, Dunia Jawi, dan Perbandingan Global
Setengah abad setelah Konferensi Makkah 1977, proyek Islamisasi ilmu dan integrasi di Indonesia menyempit menjadi lambang kampus dan dokumen akreditasi. Laporan ini menempatkan usulan frikatifisasi dalam perdebatan global tentang epistemologi Islam dan dekolonisasi pengetahuan, membandingkannya dengan Malaysia, Turki, Iran, Teluk, dan lembaga Muslim di Barat, lalu merumuskan empat syarat peradaban ilmu Islam.
◆ ID · EN
-

Natuna dan Garis yang Tidak Boleh Kabur: Protokol Garis Terang bagi Kerja Sama Maritim Indonesia–Tiongkok
Ancaman utama bagi Laut Natuna Utara bukan perebutan tiba-tiba, melainkan erosi melalui teks yang ambigu, kehadiran asing yang dinormalisasi, dan paket perundingan tertutup. Dengan bertumpu pada hukum laut, yurisprudensi Mahkamah Internasional, dan perbandingan dengan Filipina, Vietnam, serta Malaysia, kertas putih ini mengusulkan Protokol Garis Terang dengan lima uji yang berlaku bagi semua kekuatan besar.
◆ ID · EN
-

Intelijen Keseharian: Membangun Peringatan Dini Berlapis di Era Algoritma
Banjir Sumatra 2025, radikalisasi anak lewat gim daring, dan penangkapan massal 27 Agustus 2026 memperlihatkan pola yang sama: tanda tersedia, tetapi rantai menuju tindakan putus. Kajian ini menawarkan Model Lima Lapis peringatan dini kewargaan dan mengujinya terhadap pengalaman Inggris, Singapura, Kenya, dan Filipina.
◆ ID · EN
-

Otoritas Kefasihan di Kampus Islam: AI Generatif, Tata Kelola Global, dan Masa Depan Ilmu di PTKI Indonesia
Mahasiswa Indonesia termasuk pengguna AI generatif paling intens di dunia, sementara Perpres AI tertunda dan PTKI belum memiliki pedoman operasional. Laporan ini membandingkan empat model tata kelola global dan mengusulkan reformasi asesmen yang menautkan setiap karya kepada pengarang yang dapat dimintai pertanggungjawaban.
◆ ID · EN
-

Dua Tahun Prabowo–Gibran: Legitimasi Distributif, Legitimasi Epistemik, dan Jalan Menuju 2029
Pada ulang tahun kedua, pemerintahan Prabowo–Gibran menang dalam legitimasi distributif tetapi kalah dalam legitimasi epistemik. Kajian ini menguji keterbelahan itu dengan data survei, fiskal, indeks demokrasi global, dan empat kasus pembanding, lalu menawarkan skenario dan rekomendasi menuju 2029.
◆ ID · EN
-

Sumpah Pemuda dan Generasi Z: Dari Kesadaran 1928 ke Demokrasi Algoritmik
Generasi Z Indonesia telah membuktikan kapasitas mobilisasi yang luar biasa, tetapi belum mampu mengonversinya menjadi program dan lembaga yang bertahan, pola yang juga terlihat di Sri Lanka, Bangladesh, Kenya, Nepal, dan Madagaskar. Kertas kerja ini menimbang dampak peralihan dari rezim algoritmik ke rezim sintetis kecerdasan buatan menjelang Pemilu 2029 dan merumuskan skenario, indikator, serta rekomendasi…
◆ ID · EN

