Mengapa Negara Tidak Pernah Dapat Mengetahui Aceh | Filsafat Intelijen

Written by

in

Pulbaket di Aceh selama ini direduksi menjadi aktivitas teknis pengumpulan data, tanpa fondasi epistemologis yang memadai. Negara gagal membedakan antara gejala dan struktur, antara sinyal dan noise sosial. Artikel ini menelusuri bagaimana ketiadaan filsafat pengetahuan, meta-teori, dan sensitivitas sosial membuat siklus produksi intelijen di Aceh terus berulang dalam kekeliruan strategis.

Read the original publication on KBA13 Insight

More posts

OPEN BETAAll platform features are currently available free of charge during system testing.