Demokrasi Aceh tidak lahir dari proyek sekularisme Barat, tetapi dari tradisi musyawarah, nilai Islam, dan kesadaran moral rakyat. Monograf ini menelusuri perjalanan Aceh dalam menegosiasikan demokrasi substantif di bawah bayang-bayang negara-bangsa, agama, dan politik global. Refleksi Prof. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad ini menegaskan bahwa demokrasi sejati bukan sekadar sistem, melainkan jalan spiritual menuju keadilan dan kemanusiaan.
Demokrasi Aceh: Antara Tradisi Lokal, Agama, dan Tantangan Negara-Bangsa
Written by
in
