Tulisan ini menelusuri gagasan besar Charles Taylor tentang etika autentisitas sebagaimana dipaparkan dalam The Ethics of Authenticity. Autentisitas dipahami sebagai etika khas modernitas yang lahir dari dialog panjang antara rasionalisme Descartes, individualisme Locke, kebebasan Rousseau, orisinalitas Herder, hingga konsep inwardness. Taylor mengingatkan bahwa autentisitas sejati menuntut kesetiaan pada suara batin, keterikatan pada komunitas, dan keterhubungan dengan horizon moral yang lebih luas. Artikel ini menawarkan analisis filosofis yang tajam sekaligus relevan bagi pergulatan manusia modern menghadapi krisis makna.
Membaca Etika Autentisitas Charles Taylor dalam The Sources of Authenticity
Written by
in
