Esai ini mengurai dominasi perusahaan-perusahaan besar Singapura dalam perekonomian Indonesia sejak krisis 1998. Melalui instrumen seperti Temasek Holdings, GIC, DBS, OCBC, UOB, Singtel, CapitaLand, Mapletree, Keppel, Sembcorp, dan Wilmar, Singapura menguasai sektor strategis: keuangan, energi, telekomunikasi, real estate, hingga agroindustri. Strategi ini diperkuat dengan diplomasi ekonomi, intelijen bisnis, dan dukungan think tank. Temuan ini menunjukkan bagaimana kedaulatan ekonomi Indonesia dipertaruhkan, serta membuka diskusi mengenai strategi tandingan.
Dominasi Perusahaan Singapura di Ekonomi Indonesia
Written by
in
