Hafalan Shalat Delisa: Eksploitasi Tragedi, Tsunami Aceh, dan Etika Sastra Indonesia

Written by

in

Esai ini membedah praktik komersialisasi bencana dalam novel dan film Hafalan Shalat Delisa: pengaburan fakta penyintas, narasi white saviour, salah-representasi budaya, serta abainya partisipasi warga Aceh. Ulasan berakhir dengan seruan etik, kompensasi moral, dan pedoman kreatif yang adil bagi korban.

Read the original publication on KBA13 Insight

More posts

OPEN BETAAll platform features are currently available free of charge during system testing.