Ilmu Sosial Profetik Kuntowijoyo: Rekonstruksi Epistemologi Islam dari Teologi ke Peradaban

Written by

in

Esai ini mengurai secara mendalam gagasan Kuntowijoyo tentang Ilmu Sosial Profetik sebagai upaya keluar dari kebuntuan teologi dan keterbatasan ilmu sosial modern. Dengan menelusuri krisis semantik teologi, pergeseran ke ilmu sosial transformatif, hingga lahirnya konsep profetik berbasis Ali Imran 110, tulisan ini menunjukkan bagaimana humanisasi, liberasi, dan transendensi menjadi kerangka perubahan sosial dalam Islam. Kajian ini juga menegaskan pentingnya reorientasi epistemologi yang mengintegrasikan wahyu, rasio, dan empiri, serta menempatkan Islam sebagai paradigma terbuka dalam sejarah peradaban dunia.

Read the original publication on KBA13 Insight

More posts

OPEN BETAAll platform features are currently available free of charge during system testing.