Kekuatan geopolitik abad ke-21 tidak lagi hanya ditentukan oleh jumlah tentara, kapal perang, atau cadangan energi. Dunia sedang memasuki era ketika teknologi menjadi fondasi utama kekuasaan nasional. Artificial Intelligence, drone, cloud computing, semikonduktor, dan sistem inovasi menentukan siapa yang mampu bertahan, menyerang, beradaptasi, dan memimpin. Perang Ukraina memperlihatkan bahwa negara yang lebih kecil dapat mengimbangi kekuatan besar melalui inovasi cepat. Di sisi lain, persaingan Amerika Serikat dan China menunjukkan bahwa teknologi kini menjadi arena utama perebutan masa depan dunia. Bagi Indonesia, pelajaran ini sangat strategis dan mendesak.
Kekuatan Inovasi: Mengapa Teknologi Menjadi Senjata Baru Geopolitik Dunia
Written by
in
