Mencari Keadilan melalui Resonansi Jalanan: Demonstrasi, Krisis Amanah, dan Ekonomi Islam

Written by

in

Gelombang demonstrasi yang muncul di Indonesia, Nepal, dan Filipina menunjukkan bahwa jalanan sering menjadi ruang terakhir ketika aspirasi publik merasa tidak lagi didengar oleh institusi resmi. Esai ini membaca fenomena tersebut bukan semata sebagai ledakan emosional massa, melainkan sebagai sinyal krisis yang lebih dalam: ketidakadilan distributif, privilese elite, korupsi, buntu aspirasi, dan melemahnya amanah dalam pengelolaan kekuasaan. Dalam perspektif ekonomi Islam, persoalan ini berhubungan langsung dengan prinsip ‘adl, amanah, maslahah, serta maqasid al-syariah. Demonstrasi menjadi alarm moral dan politik bahwa sistem distribusi manfaat, tata kelola fiskal, dan mekanisme partisipasi warga perlu diperbaiki. Jalan islah yang ditawarkan mencakup audit keadilan fiskal, reformasi tunjangan pejabat, penguatan ZISWAF, tata kelola anti-korupsi, perlindungan pekerja informal, dan protokol de-eskalasi protes. Energi jalanan dapat menjadi modal sosial bagi keadilan yang lebih bermartabat.

Read the original publication on KBA13 Insight

More posts

OPEN BETAAll platform features are currently available free of charge during system testing.