Perdebatan tentang Wajib al-Wujud dalam Tahafut al-Tahafut bukan sekadar pembahasan tentang “Tuhan itu satu.” Ibn Sina membangun argumen metafisik bahwa pluralitas dalam wajib al-wujud mustahil karena setiap pluralitas menuntut komposisi dan ketergantungan. Al-Ghazali kemudian menggugat struktur demonstrasi tersebut dengan mempertanyakan validitas pembagian logis para filsuf. Ibn Rushd hadir untuk mempertahankan legitimasi demonstrasi filsafat. Esai ini mengurai secara mendalam persoalan ontologi, sebab, komposisi, dan keesaan Tuhan dalam tradisi filsafat Islam klasik.
Tahafut al-Tahafut dan Problem Wajib al-Wujud dalam Filsafat Islam
Written by
in
