Wongke dalam Filsafat Intelijen Indonesia: Rekayasa Subjektivitas, Kuasa Tersembunyi, dan Tata Kelola Kognitif Negara

Written by

in

Artikel ini membedah konsep wongke sebagai kategori inti dalam filsafat intelijen Indonesia. Wongke dipahami bukan sebagai agen atau informan, melainkan sebagai formasi onto-epistemik: subjek yang direkayasa secara sistemik untuk mengelola persepsi, legitimasi, dan stabilitas kognitif negara melalui kuasa yang tidak terlihat. Kajian ini menempatkan wongke dalam kerangka intelligence philosophy, cognitive governance, dan rekayasa subjektivitas dalam operasi intelijen non-formal.

Read the original publication on KBA13 Insight

More posts

OPEN BETAAll platform features are currently available free of charge during system testing.