Keberagaman di Aceh: Harmoni di Ujung Barat Nusantara

Written by

in

Aceh bukan hanya dikenal karena syariat Islamnya, tapi juga karena keberagamannya. Dari suku Gayo, Aneuk Jamee, hingga Lamno, masing-masing membawa warna, bahasa, dan tradisi yang berbeda. Dalam tulisan ini, Qaishar Kamaruzzaman menggambarkan Aceh sebagai ruang di mana perbedaan menjadi kekuatan — bukan pemisah. Nilai agama, adat, dan sejarah panjang perdagangan menjadikan Aceh simbol harmoni di ujung barat Nusantara. Sebuah potret indah tentang kehidupan yang rukun di tengah perbedaan.

Read the original publication on KBA13 Insight

More posts

OPEN BETAAll platform features are currently available free of charge during system testing.