Mengapa agama tetap bertahan bahkan menguat di tengah modernitas yang serba rasional dan terbuka? Esai ini membaca secara mendalam studi Christian Smith tentang evangelikalisme Amerika, yang menunjukkan bahwa vitalitas agama bukanlah anomali, melainkan hasil dari struktur sosial yang kompleks. Dengan menguraikan teori enklave terlindung, status discontent, strictness, dan kompetisi agama, tulisan ini memperlihatkan bahwa kekuatan agama lahir dari kemampuan menjaga batas, membangun komitmen, serta merespons tekanan sosial secara strategis. Dalam dunia yang semakin terfragmentasi, agama tidak sekadar bertahan, tetapi menjadi salah satu kekuatan yang membentuk ulang makna, identitas, dan arah kehidupan manusia.
Mengapa Agama Tetap Kuat dalam Modernitas: Analisis Teori Vitalitas Agama dalam Studi Christian Smith
Written by
in
